Tahlil Akbar Rundayan Wangsa Drepa 2021

Mengingat pentingnya melaksanakan kegiatan Tahlil Akbar Rundayan Wangsa Drepa yang sudah rutin dilaksanakan pada tanggal 12 Rabiul Awal tiap Tahunnya, Tokoh masyarakat setelah musyawarah mufakat dan menyepakati bahwa kegiatan pada tahun ini tetap dilaksanakan walau tanggal dan harinya dirubah yang seharusnya tanggal 19 oktober menjadi tanggal 20 Oktober 2021 Hari Rabu, Tempat Utama Tahlil Akbar di Area Pemakaman Kiai Mega Halang. Yang menghadiri ada Kepala Desa Bojongmalang, Anggota Bpd, Anggota Mui, P3UKDK/AMIL,Karangtaruna, Tokoh masyarakat lainnya.
Tema Yang Di usung Tahun Ini adalah "Mengendalikan Rasa Kecewa"
Tema ini mengandung arti bahwa dalam rangka kita mengarungi kehidupan takkan lepas dari yang nama nya Kecewa. Namun demikian rasa tersebut bisa menempatkan kita di 3 posisi. Diantaranya :
1. Kecewa membawa barokah
     Maksud dari rasa kecewa membawa barokah, jadi dimana kita sedang merasa Tidak nyaman/kecewa dan atau sakit hati. Itu tidak akan menimbulkan rasa emosi, mimik muka kita saja sudah bisa tersenyum manis,logika kita tetap tajam, dan yang ada dipikiran kita cuma pemecahan masalah yang paling simple,cepat,praktis dan tuntas terhadap masalah yang sedang menimpa kita. Maka dengan kita diposisi ini, kita terbebas dari beban pikiran dan mental, kita terhindar dari masalah yang tidak perlu dan kita akan lebih bijak bersikap.
2. Kecewa bisa dinikmati
     Maksud dari kecewa bisa dinikmati, ini mengambil istilah dari kalimat "Hal Bisa Karena Biasa" pada posisi awal sangat wajar bila kita merasa tak nyaman, kecewa dan atau sakit hati. Kita otomatis menjadi emosi, ingin bertikai karena beda pendapat dan atau kita selalu dirugikan oleh orang lain/oknum. Berikutnya bila kita kecewa ada yang berdurasi(rasa kecewa masih terasa dihati) 1bulan, 1minggu,1hari,1jam 1 menit bahkan ada yang cuma 5 detik. Terbersit pertanyaan kok bisa kecewa cuma 5 detik. Jawabannya adalah karena orang tersebut sudah punya jawaban hati. Apa jawaban hati sampai dia bisa seperti itu. 1. Allah swt telah mengijinkan seseorang, 2. Allah swt telah merencanakan, 3. Andai Allah swt telah mengambil sesuatu, berarti itu tak baik untukmu dan Allah swt telah menyiapkan ganti yg lebih baik dari itu. Tersenyumlah, belajar mengucapkan Alhamdulillah... Jadi apapun yang menimpa kita Nikmati itu.
3. Kecewa bisa berdosa
     Maksud dari kecewa berdosa, adalah ketika kita merasa tak nyaman maka hati masih merasa terbakar emosi, kita menyalurkan dengan cara menunjukan kekuatan kita dan biar oknum tahu bahwa anda sedang emosi. Ketahuilah cara ini sangat beresiko, dan tidak semua niat baik dianggap baik. Anda akan berpeluang mendapat celaka dan tak jarang ada masalah yang tak terduga yang akhirnya berakibat fatal. Bisa anda pernah seperti ini, mulailah berkonsultasi ke tokoh masyarakat, ulama atau orang bijak agar kita bisa belajar berkomunikasi dengan cara lebih bijak dan maksud atau harapan kita bisa tersampaikan.
Tujuan dilestarikan kegiatan ini :
1. Selalu mengingatkan kepada masyarakat agar kegiatan ini semata-mata hanya untuk memuliakan Leluhur Pembedah Desa dengan cara membersihkan area Pemakaman dan sesuai syareat Islam, kita generasi sekarang dalam rangka menghargai jasa-jasanya adalah dengan cara Berdo'a bersama.
2. Agar generasi muda mengenal Para leluhurnya.
3. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut bahwa mereka leluhur kita, pada bijak, hebat, cerdas, dsb. Dan kita sebagai keturunannya layak melarapkan di kehidupan kita sekarang. Kita layak hebat dimasa sekarang karena potensi dari leluhur kita ada, silahkan dimaksimalkan agar generasi seterusnya bisa meniru kehebatan kita syukur andai mereka bisa lebih hebat dari leluhur bahkan dari kita.

Postingan populer dari blog ini

Situs Cagar Budaya Wangsa Drepa